CHATGPT IN LEARNING ENGLISH, IS IT POSSIBLE?
DOI:
https://doi.org/10.36665/elp.v10i1.1010Abstrak
Seiring dengan semakin populernya model AI dalam dunia pendidikan, memahami pandangan siswa tentang ChatGPT sangatlah penting untuk mengintegrasikannya secara efektif ke dalam kurikulum bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini terdiri dari 63 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok pada tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 20 item pernyataan. Kuesioner dibagikan kepada siswa melalui tautan Google Formulir untuk mengumpulkan pandangan mereka, dan mereka merespons dengan mencentang (?) salah satu pilihan yang tersedia: 'sangat setuju', 'setuju', 'tidak yakin', 'tidak setuju', atau 'sangat tidak setuju'. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 58,6% responden setuju dengan penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Inggris di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Tahun Pelajaran 2023/2024. Hal ini menunjukkan bahwa pandangan siswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Inggris secara umum positif.
Referensi
Alrasheedi, M., & Capretz, L. F. (2015). Determination of critical success factors affecting
mobile learning: A meta-analysis approach. Computers in Human Behavior, 51, 150–161. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.04.048
Beatty, K. (2013). Teaching & researching: Computer-assisted language learning (2nd ed.).
Routledge.
Brown, T., Mann, B., Ryder, N., Subbiah, M., Kaplan, J., Dhariwal, P., ... & Amodei, D.
(2020). Language models are few-shot learners. Advances in Neural Information Processing Systems (NeurIPS), 33, 1877–1901.
Chapelle, C. A., & Voss, E. (2017). 20 years of CALL research: A critical review of the
language learning & technology journal. Language Learning & Technology, 21(2), 4–20. https://doi.org/10.10125/44647
Creswell, John. W. (2012). Educational Research. Boston: Pearson Education.
Creswell, J. W. (2021). A Concise Introduction To Mixed Methods Research. SAGE Publications.
Higgins, S., Xiao, Z., & Katsipataki, M. (2012). The impact of digital technology on learning:
A summary for the education endowment foundation. Education Endowment Foundation.
Kasneci, E., Seßler, K., Kübler, S., Kasneci, G., & Bannert, M. (2023). ChatGPT for good?
On opportunities and challenges of large language models for education. Learning and Instruction, 85, 101732. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2023.101732
Luckin, R., Holmes, W., Griffiths, M., & Forcier, L. B. (2016). Intelligence unleashed: An
argument for AI in education. Pearson Education.
Malmström, H., Pecorari, D., & Gustafsson, M. (2023). Chatbots in Higher Education:
Student Perceptions and Learning Outcomes. Journal of Educational Technology & Society, 26(2), 45-58.
Riduwan. (2009). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Russell, S. J., & Norvig, P. (2021). Artificial intelligence: A modern approach (4th ed.).
Pearson.
Salmi, S., Nurhayati, I., & Pratama, R. (2023). Artificial Intelligence in Education 4.0:
Students’ Perceptions of ChatGPT as a Learning Tool. International Journal of Educational Research, 15(1), 112-130.
Selwyn, N. (2016). Education and technology: Key issues and debates. Bloomsbury
Publishing.
Setiawan, R., & Luthfiyani, L. (2023). Using ChatGPT for Education in the Era of Education
4.0: Proposed Innovations to Improve Writing Skills. Indonesian Institute of Technology, South Tangerang, Banten.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.





